KURNIA WIN ADZANY


Supposed to be worth!

Teori Sigmund Freud dan Kurt Lewin dan Kaitannya Terhadap Perilaku Konsumen

Teori Sigmund Freud dan Kurt Lewin dan Kaitannya Terhadap Perilaku Konsumen

 

Teori Sigmund Freud

Menurut Teori Kepribadian Sigmund Freud, kepribadian ini memiliki tiga elemen yang akan menciptakan kepribadian manusia yang kompleks, yaitu:

a)      Id

Id merupakan satu-satunya dalam diri manusia yang bersifat alamiah dan ada sejak lahir. Yang di dalamnya adalah naluri-naluri bawaan manusia. Menurut Freud, Id merupakan sumber dari semua energy psikis. Sehingga Id disebut juga komponen utama damam kepribadian. Fungsi dari Id ini adalah menghindari rasa ketidak senangan dan mencapai rasa kesenangan tersebut.

b)      Ego

Ego ini adalah komponen yang menangani tentang realitas atau mengarahkan manusia kepada objek dunia kenyataan. Proses yang dijalankan ego sendiri adalah upaya untuk memuaskan kebutuhan dan mengurangi ketegangan individu.

c)       Superego

Komponen terakhir yang berisi tentang nilai-nilai dan norma-norma  tentang baik dan buruk. Komponen ini menentukan moral individu.

Fungsi utama superego ini adalah:

Sebagai pengendali dorongan-dorongan atau impuls-impuls naluri id agar impuls-impuls teresbut disalurkan dalam cara atau bentuk yang dapat diterima oleh masyarakat.

Mengarahkan ego pada tujuan-tujuan yang sesuai dengan moral dari pada dengan kenyataan.

Mendorong individu kepada kesempurnaan.

 

Freud menyatakan bahwa energi fisik bias diubah menjadi energi psikis, dan yang dapat mengubahnya adalah id beserta naluri-nalurinya.

 

Teori Kurt Lewin

 

Teori ini disebut juga ‘Teori Medan’, teori medan merupakan sekumpulan konsep dengan dimana seseorang dapat menggambarkan kenyataan psikologis. Konsep konsep ini harus cukup luas untuk dapat diterapkan dalam semua bentuk tingkah laku, dan sekaligus juga cukup spesifik untuk menggambarkan orang tertentu dalam suatu situasi konkret. Teori medan ini juga dapat menganalisa hubungan-hubungan yang kausal dan membentuk konstruk yang ilmiah.

 

Dalam Teori Medan, ciri-ciri utamanya adalah:

 

a)      Tingkah Laku

b)      Analisis

c)       Orang Yang Kongkret

 

Dan Struktur Kepribadian menurut Lewin antara lain:

 

a)      Ruang Hidup

Ruang Hidup ini adalah sekumpulan fakta yang menentukan tingkah laku suatu individu, juga mencakup tentang pendapat orang lain tentang individu tersebut, tujuan hidup, dan masa lalu. Jadi intinya adalah, ruang hidup ini adalah menyangkut tentang diri seseorag dan lingkungan disekitarnya.

b)      Daerah Pribadi

-Daerah Persepsi Motorik

Penghubung antara psikologis dan daerah pribadi dalam.

-Daerah Pribadi Dalam

Berisi aspek-aspek motivasional.

-Sel

Turunan dari aspek-aspek motivasional dalam pribadi dalam, yang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai keinginan, kebutuhan, dan motivasi saat itu.

c)       Daerah Lingkungan Psikologis

Dalam daerah pribadi dalam dibagi lagi dalam bentuk pecahan-pecahan yang disebut region. Region adalah semua stimulus yang ditangkap oleh persepsi. Antara Region dan aerah persepsi-motorik dan antara daerah persepsi motorik dengan daerah pribadi dalam, terdapat Bondaris.

d)      Lingkungan Non-Psikologis

Apa saja yang ada tetapi tidak menjadi stimulus bagi diri seseorang, bias berupa benda/obyek, fakta-fakta atau situasi social.

Dinamika Kepribadiannya:

a)      Energi

Energi bersumber pada pribadi individu, manusia beraktivitas memerlukan energi. Energi muncul dari perbedaan tegangan antar sel atau antar region.

 

b)      Tegangan

Tegangan muncul akibat adanya sebuah kebutuhan dan dapat direduksikan. tegangan dapat direduksikan dengan lokomosi-lokomosi murni khayalan. Seseorang dapat berkhayal tinggi agar dapat dijadikan motivasi dan selanjutnya diwujudkan dimasa mendatang.

 

c)       Kebutuhan

Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dicukupi oleh manusia untuk kelangsungan kehidupannya.

 

d)      Tindakan

 

Valensi: nilai region dari lingkungan psikologis pribadi. Valensi positif berisi obyek tujuan yang dapat mengurangi tegangan pribadi, misalnya bagi orang lapar region yang berisi makanan mempunyai valensi positif, begitupun sebaliknya.


Vektor: kekuatan yang mendorong gerak seseorang atau tingkah laku, cenderung membuatnya bergerak ke arah tertentu.


Lokomosi: perpindahan lingkaran pribadi. Lokomosi bisa berupa gerak fisik, atau perubahan fokus perhatian. Dalam kenyataan sebagian besar lokomosi yang sangat menarik psikolog berhubungan dengan perubahan fokus persepsi dan proses atensi.

 

e)      Event

Adalah hasil dari interaksi antara dua fakta atau lebih dan biasa dinamakan peristiwa. Peristiwa ini menyangkut tentang kenyataan.

 

f)       Konflik

Situasi dinama seseorang menerima dua kekuatan besar namun arahnya berlawanan.

 

g)      Tingkat Realita

Realita ini berisi keaktualitasan sedangkan non realita berarti berisi imajinasi. Ini merupakan tingkatan dimana seseorang dapat membedakan yang mana yang nyata dan mana yang imajinasi.

 

h)      Mempertahankan Keseimbangan

 

Keadaan seseorang yang mampu mempertahankan satu tujuan hidupnya.

 

 

 

2. HUBUNGANNYA DENGAN KONSUMEN

 

Konsumen cenderung menginginkan sesuatu atau membutuhkan sesuatu sehingga munculah suatu keinginan untuk mendapatkan apa yang ia butuhkan tersebut dengan cara membelinya. Dengan demikian munculah pikiran dalam diri konsumen untuk memikirkan bagaimana cara untuk mendapatkan apa yang ia inginkan tersebut.

 

3. Tanggapan saya mengenai topik ini

Teori Freud sangat berhubungan dengan perilaku konsumen, yang mana konsumen memilii suatu keinginan untuk memiliki sesuatu (id) sehingga akhirnya konsumen tersebut memikirkan cara-cara bagaimana untuk mendapatkannya (ego), dan mempertimbangkan bahwa apa yang akan dilakukannya harus mendapatkan hasil yang memuaskan(superego). Sedangkan Sigmud freud menyatakan bahwa keinginan konsumen harus dipenuhi dalam bentuk nyata atau kongkret bagaimanapun caranya.

 

4. Implementasi terhadap masyarakat

Seorang kontestan Idol mendapat juara pertama dalam sebuah ajang pencarian bakat, dia mendapat uang 100 juta. Sesuai dengan keinginan awalnya, yaitu membelikan orangtuanya sebuah rumah, maka ia sudah melakukan hal tersebut sekarang karena dia sudah melakukan cara-cara untuk mendapatkan uang tersebut. Dan apa yang dilakukannya membuat dia merasa puas.

 

5. Implementasi terhadap diri sendiri

Saya menginginkan sebuah handphone gadget yang sekarang sangat marak dimana-mana, saya berusaha menyisihkan uang saku saya setiap hari untuk dapat membeli handphone tersebut dan sekarang saya mampu mengumpulkan uang yang cukup untuk membelinya. Dan saya merasa puas.

 

6. Sumber

http://aprilia-dwi-fib13.web.unair.ac.id/artikel_detail-101873-Psikologi%20Pelayanan%20A-Teori%20Kepribadian%20Sigmund%20Freud%20dalam%20Perilaku%20Konsumen.html

http://kurniadzany-fib13.web.unair.ac.id/artikel_detail-98496-Etika%20Kepribadian-Teori%20Kepribadian%20Menurut%20Freud.html

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :