KURNIA WIN ADZANY


Supposed to be worth!

PENGERTIAN, KOMPONEN, PERUBAHAN, DAN FUNGSI SIKAP PADA PERILAKU KONSUMEN

1. Pengertian Sikap atau Perilaku Konsumen

 

Sikap merupakan pandangan atau perasaan yang disertai kecenderungan untuk bertindak terhadap obyek tertentu. Sikap mempunyai acuan objek yang jelas dan melibatkan afek positif atau negative sampai derajat tertentu. Sikap juga dapat meramalkan perilaku konsumen. Konsumen tidak begitu saja menyerap informasi, mereka cenderung secara selektif memperhatikan apa yang disediakan dan mengamati apa yang menarik perhatian mereka. Kalau seseorang dikatakan mempunyai sikap positif terhadap produk tertentu, maka konsumen akan bersikap untuk selalu setia dan membeli atau menggunakan produk itu.

 

2. Komponen Sikap

 

Sikap memiliki komponen bagaimana sikap dapat terbentuk. Sikap memiliki 3 komponen, yaitu; 

-Komponen kognitif

Komponen Kognitif adalah pengetahuan dan persepsi yang diperoleh berdasarkan kombinasi pengalaman langsung dengan obyek sikap dan informasi yang berkaitan dari berbagai sumber. Pengetahuan ini dan persepsi yang ditimbulkannya biasanya mengambil bentuk kepercayaan, yaitu bahwa obyek sikap mempunyai berbagai sifat dan perilaku tertentu akan menimbulkan hasil-hasil tertentu.

Implementasinya pada masyarakat: seseorang menggunakan produk kecantikan untuk menghilangkan jerawat dan noda hitam. Karena dia percaya dengan iklan yang ada di tv, yang belum tentu cocok untuk ia pakai.

-Komponen afektif

Komponen Afektif merupakan emosi atau perasaan konsumen mengenai produk atau merk tertentu. Emosi dan perasaan ini sering dianggap oleh para peneliti konsumen sangat evaluative sifatnya, yaitu mencakup penilaian seseorang terhadap obyek sikap secara langsung dan menyeluruh.

Implementasinya pada masyarakat: karena tidak cocok menggunakan produk kecantikan tersebut, maka seseorang menjadi marah atau kecewa dengan hasil yang tidak diinginkan dari dirinya.

-Komponen konatif

Komponen Konatif ialah kecenderungan seseorang untuk melaksanakan suatu tindakan dan prilaku dengan cara tertentu terhadap suatu obyek sikap. Dalam pemasaran dan penelitian konsumen, komponen konatif lazimnya diperlakukan sebagai ekspresi niat konsumen untuk membeli atau menolak suatu produk.

Implementasinya pada masyarakat: karena kecewa dengan suatu produk tersebut, maka seseorang berhenti menggunakan produk dan berusaha untuk mencari produk yang terbaik dan cocok untuk dirinya.

 

3. Fungsi sikap konsumen

Menurut Daniel Kazt, ada empat klarifkasi fungsi sikap yaitu sebagai berikut:

a. Fungsi Utilitarian ( manfaat )

Fungsi yang berhubungan dengan prinsip-prinsip dasar imbalan dan hukuman. Dalam hal ini menjelaskan beberapa sikap konsumen yang berkembang terhadap suatu produk. Sikap konsumen yang menyenangkan atau mengecewakan  pada produk yang akan menjadi perkembangan sikap. Jika konsumen merasakan obat sakit kepala mampu menghilangkan rasa sakit dengan cepat, maka konsumen akan mengembangkan sikap positif pada obat tersebut, dan sebaliknya. Oleh karena itu, iklan pada suatu produk harus berisi manfaat (utility) yang bisa  diperoleh oleh konsumen. Seorang menyukai suatu produk karena ingin memperoleh manfaat dari produk tersebut atau menghindari resiko produk. Karena itu sikap berperan seperti operan conditioning.

b. Fungsi Mempertahankan Ego

Fungsi mempertahankan ego adalah sikap melindungi citra diri seseorang. Sikap yang dikembangkan oleh konsumen cenderung untuk melindunginya dari tantangan eksternal maupun perasaan internal, sehingga membentuk fungsi mempertahankan ego. Ketika konsumen merasakan bahwa dirinya kurang maskulin, maka konsumen akan berusaha mencari produk atau merek produk yang mampu meningkatkan rasa maskulinitasnya misalnya dengan menghisap rokok atau minuman alkohol. Dengan  begitu, akan tantangan dari internal tersebut terpenuhi.

c. Fungsi Ekspresi Nilai

Fungsi ekspresi nilai adalah sikap akan menggambarkan minat atau hobi. Sikap yang dikembangkan oleh konsumen terhadap suatu merek produk yang didasarkan oleh kemampuan merek produk itu mengekspresikan nilai-nilai yang ada pada dirinya (self-concept). Ketika konsumen membeli mobil mewah BMW, maka pusat perhatian yang utama adalah gengsi kelas sosial bukan manfaat produk itu.

 

d. Fungsi pengetahuan

Produk yang bermanfaat baik mencerminkan pengetahuan konsumen akan suatu produk. Yang dilakukan pemasar dalam memberikan pengetahuan kepada konsumen ialah melalui brosur yang  berisi pengetahuan mengenai produk dan penggunaan produk.

 

4. Pendapat Saya Mengenai Topik

Pada dasarnya, konsumen hanya mencari kepuasan terhadap suatu produk, apabila suatu produk tersebut mampu membuatnya merasa puas, maka ia akan termotivasi untuk memakai seterusnya, apabila produk tersebut mengecewakan, maka ia tidak akan menggunakan produk tersebut lagi dan mencari produk lain yang lebih bias memuaskan kebutuhannya.

 

5. Implementasi Diri Sendiri

Sebagai Konsumen dengan kebutuhan yang serba mendesak, saya harus lebih memperhitungkan segala produk yang saya gunakan, mulai dari harga, kualitas, dan dampak-dampak yang akan saya terima apabila saya menggunakan produk tersebut.

 

6. Sumber

 

Munandar, A.S. 2001. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta UI Press.

http://anissyafitri.blogspot.com/2013/11/sikap-konsumen.html

http://ocktaviani.wordpress.com/2009/12/10/tugas-perilaku-konsumen-sikap-dan-motivasi/

 

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :