KURNIA WIN ADZANY


Supposed to be worth!

Budaya dan Kelas Sosial

Materi 1

 

1. Pengertian Budaya

Menurut Wikipedia, Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Sedangkan definisi singkatnya adalah suatu cara hidup sebuah kelompok yang diwarisi generasi ke generasi yang mengandung banyak unsur, antara lain; agama, sosial, politik, adat istiadat, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

 

Kebudayaan Menurut Para Ahli

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.

Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

 

2. Nilai-Nilai Budaya

Nilai-nilai budaya merupakan nilai- nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat, lingkup organisasi, lingkungan masyarakat, yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan (believe), simbol-simbol, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dan lainnya sebagai acuan prilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi.

Nilai-nilai budaya akan tampak pada simbol-simbol, slogan, moto, visi misi, atau sesuatu yang nampak sebagai acuan pokok moto suatu lingkungan atau organisasi.

Ada tiga hal yang terkait dengan nilai-nilai budaya ini yaitu :

  1. Simbol-simbol, slogan atau yang lainnya yang kelihatan kasat mata (jelas)
  2. Sikap, tindak laku, gerak gerik yang muncul akibat slogan, moto tersebut
  3. Kepercayaan yang tertanam (believe system) yang mengakar dan menjadi kerangka acuan dalam bertindak dan berperilaku (tidak terlihat).

 

3. Karakteristik Kebudayaan

Karakteristik secara etimologis berasal dari bahasa Inggris, yaitu berasal dari kata character. Arti character sendiri adalah watak, sifat, dan peran. Karakter bisa diartikan sebagai suatu sifat ataupun cirri-ciri yang khusus (yang membedakannya dengan yang lain). Characteristic adalah sifat yang khas, yaitu sebuah keistimewaan atau ciri kahas yang membantu dalam mengenal seseuatu, memisahkannya dengan yang lain, atau mendeskripsikan secara jelas dan nyata; sebuah tanda yang berbeda.

Karakteristik Kebudayaan adalah sesuatu yang dapat dipelajari, dapat ditukar dan dapat berubah, itu terjadi apabila terdapat interaksi antarmanusia dalam bentuk komunikasi antarpribadi maupun antarkelompok budaya yang terus menerus.

 

4. Tanggapan Saya Mengenai Teori Ini

Hal yang saya dapat dari teori ini adalah bahwa kebudayaan adalah hal-hal yang telah dilakukan manusia secara berulang-ulang dan kemudian tetap berlangsung hingga generasi ke generasi dan yang terpenting adalah mengandung unsur-unsur seperti, agama, politik, seni, pakaian, bangunan, dan lain-lain. Kebudayaan sendiri tidak akan terjadi apabila tidak ada interaksi antar pelaku sosial.

 

5. Implementasi Terhadap Masyarakat

Kata umpatan 'jancok' di Surabaya sangat tidak tabu dan biasa diucapkan oleh warga Surabaya. Karena sering sekali diucapkan, maka kemungkinan besar kata umpatan itu akan menjadi budaya khas warga surabaya karena mengandung unsur kebudayaan seperti seni.

 

6. Implementasi terhadap diri sendiri

Saya rasa Implementasi terhadap diri sendiri kurang terpikirkan karena selama ini saya merasa kebudayaan sangat mengacu pada sosial.

 

7. Sumber


http://manshurzikri.wordpress.com/2009/11/27/karakteristik-kebudayaan/

http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya

http://id.wikipedia.org/wiki/Nilai-nilai_budaya

 

materi 2

 

Pengertian Kelas Sosial dan Stratifikasi Sosial

Menurut Wikipedia, Kelas sosial atau golongan sosial merujuk kepada perbedaan hierarkis (atau stratifikasi) antara insan atau kelompok manusia dalam masyarakat atau budaya. Biasanya kebanyakan masyarakat memiliki golongan sosial[1], namun tidak semua masyarakat memiliki jenis-jenis kategori golongan sosial yang sama. Berdasarkan karakteristik stratifikasi sosial, dapat kita temukan beberapa pembagian kelas atau golongan dalam masyarakat. Beberapa masyarakat tradisional pemburu-pengumpul, tidak memiliki golongan sosial dan seringkali tidak memiliki pemimpin tetap pula. Oleh karena itu masyarakt seperti ini menghindari stratifikasi sosial.[2] Dalam masyarakat seperti ini, semua orang biasanya mengerjakan aktivitas yang sama dan tidak ada pembagian pekerjaan..Sedangkan Stratifikasi Sosialadalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).

 

MACAM-MACAM STRATIFIKASI SOSIAL

 

  1. Stratifikasi Sosial secara alami

-Stratifikasi berdasarkan usia

-Stratifikasi berdasarkan senioritas

-Stratifikasi berdasarkan Jenis Kelamin

-Stratifikasi berdasarkan Kekerabatan

-Stratifikasi berdasarkan Keanggotaan dan kelompok

 

  1. Stratifikasi Sosial berdasarkan perbuatan yang telah dilakukan

-Bidang Pendidikan

-Bidang Pekerjaan

-Bidang Ekonomi

 

  1. Faktor-Faktor Stratifikasi Sosial

-Kekayaan

-Kekuasaan

-Kehormatan

-Pendidikan

 

  1. Macam-Macam Stratifikasi Sosial

-Kasta

-Feodal

-Apartheid

 

2. Tanggapan Mengenai Topik

Hal yang saya dapatkan dari pembelajaran topik ini adalah bahwa kelas sosial dan stratifikasi sosial sendiri adalah perbedaan yang terjadi diantara individu dengan individu lain berdasarkan ras, agama, sosial, pendidikan, dan lain-lain. Menurut saya, adanya hal ini sangat tidak baik menurut saya karena setiap manusia mempunyai hak asasi manusia yang sama.

 

3. Implementasi Terhadap Masyarakat

Negara Indonesia sangat kental dengan kesenjangan sosial dalam masyarakat. Saya ambil contoh yang terjadi dalam pemberian hukuman kasus kriminal. Seseorang pernah ditangkap karena mencuri sepeda kayuh yang sebenarnya sangat jelek, namun dia dapat hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan orang yang korupsi, yang notabene mencuri uang rakyat hingga berpuluh-puluh beratus-ratus juta uang rakyat hanya dihukum selama kurang dari sepuluh tahun. Disini kita melihat bahwa kesenjangan sosial berdasarkan harta atau kekayaan bisa menyelewengkan Hak Asasi yang seharusnya sama dimiliki setiap warga Indonesia.

 

4. Implementasi Terhadap Diri Sendiri

Saya sebagai anak tertua dikeluarga harus mengemban tanggung jawab, memiliki pengetahuan lebih, dan status yang lebih tinggi dari adik-adik saya karena usia saya yang lebih tua. Hal ini menunjukkan bahwa di dalam keluarga saya terdapat implementasi stratifikasi sosial secara alami yang berdasarkan usia.

 

5. Sumber

http://edoernovan.wordpress.com/bahan-ajar/sosiologi/stratifikasi-sosial/

http://id.wikipedia.org/wiki/Stratifikasi_sosial

 


 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :