KURNIA WIN ADZANY


Supposed to be worth!

Produsen: Hak, Kewajiban, dan Perlindungannya.

1. Produsen: Hak, Kewajiban, dan Perlindungannya.

 

A.  Pengertian Produsen


Produsen dalam ekonomi adalah orang yang menghasilkan barang dan jasa untuk dijual atau dipasarkan. Mereka melakukan kegiatan produksi yang  merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang. Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran dapat tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah yang mencukupi.

 

B. Kewajiban Produsen

-bertujuan baik dalam usahanya

-memberikan informasi yang benar mengenai barang produksi/dagangannya.

-memberikan penjelasan yang jelas mengenai cara penggunaan dan pemeliharaan barang produksinya.

-memperlakukan konsumen dengan benar tidak dengan deskrimitif

-memberi kompensasi, ganti rugi, atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang diperdagangkan.

-memberi kompensasi ganti rugi atau penggantian bila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian

 

Kewajiban produsen berkaitan dengan tanggung jawab produsen terhadap konsumen.

Menurut UU, tanggung jawab pelaku usaha/ produsen terdapat pada pasal 19, 23, 24, 25, 27 dan 28 UU Nomor 8 Tahun 1999. Ketentuan bentuk pertanggung jawaban pelaku usaha terhadap produk (product liability) dan (strict liability) di negara Indonesia terdapat dalam pasal 19:

 (1) Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan/atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan/atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan.

(2) Ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa pengembalian uang atau penggantian barang dan/atau jasa yang sejenis atau setara nilainya, atau perawatan kesehatan dan/atau pemberian santunan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(3) Pemberian ganti rugi dilaksanakan dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari setelah tanggal transaksi.

(4) Pemberian ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak menghapuskan kemungkinan adanya tuntutan pidana berdasarkan pembuktian lebih lanjut mengenai adanya unsur kesalahan.

(5) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak berlaku apabila pelaku usaha dapat membuktikan bahwa kesalahan tersebut merupakan kesalahan konsumen.

 

C. Hak Produsen


1.      Hak menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang dan/atau jasa yang diperdagangkan.

2.      Hak untuk mendapat perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beritikad tidak baik.
3.      Hak untuk melakukan pembelaan diri sepatutnya di dalam penyelesaian hukum sengketa konsumen.

4.       Hak untuk rehabilitasi nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakibatkan oleh barang dan/atau jasa yang diperdagangkan.

 

D. Perlindungan terhadap Produsen

Terbitnya Undang-Undang No 7/2014 tentang Perdagangan diharapkan mampu memberikan acuan bagi kegiatan usaha perdagangan yang bertujuan meningkatkan perlindungan, baik produsen maupun konsumen. Tidak terkecuali pedagang skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetap dilindungi agar senantiasa bertumbuh dan berkembang.

 

2. Tanggapan mengenai topik

Yang saya dapat dari pembelajaran topik ini yaitu bahwa antara konsumen dan produsen harus mempunyai hak dan kewajiban yang selaras dan harus ditaati dan didapat. Sebab, apabila hanya salah satu pihak yang merasa untung sedangkan pihak lain rugi karena tidak mendapatkan hak-haknya, maka jual beli diantara produsen dan konsumen pun tidak akan berjalan lancar.


3. Implementasi Terhadap Diri Sendiri

Saya pernah sekali menjadi guru les privat, disini saya berperan sebagai produsen bidang jasa. Mencoba menjadi seorang produsen yang baik, saya mengatakan dengan jujur bahwa saya adalah mahasiswa yang masih dalam proses semester 2 jurusan D3 Bahasa Inggris di Universitas Airlangga, saya menguasai matematika dan bahasa inggris untuk murid SD dan SMP, dan saya juga mengatakan bahwa saya kurang menguasai bahasa jawa. Disinilah saya menerapkan kewajiban saya sebagai produsen, yaitu; menjelaskan secara detail dan jujur mengenai sesuatu yang akan di produksinya.

 

4. Implementasi terhadap masyarakat

Untuk menjadi seorang shop owner di online membutuhkan banyak hal yang harus dilakukan, yang pertama harus mempunyai barang yang akan dijualnya, kemudian mematok harga. Kondisi barang harus benar-benar dijelaskan dengan detail sebab menjual lewat dunia maya memang meragukan kualitas aslinya. Dan ini semua sudah termasuk Kewajiban Online. Si penjual bebas mematok harga berapapun dan bebas mempromosikan barang dagangannya dengan cara apapun sebab hal tersebut termasuk hak-hak produsen.

 

5. Sumber

 

http://putama.blogspot.com/2012/11/hak-dan-kewajiban-konsumen-dan-produsen_29.html

http://gagasanhukum.wordpress.com/2008/06/26/prinsip-pertanggungjawaban-produsen/






Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :