KURNIA WIN ADZANY


Supposed to be worth!

Teori Kepribadian Menurut Freud

Teori Kepribadian Menurut Sigmund Freud


1.       Pengertian

Menurut Teori Kepribadian Sigmund Freud, kepribadian ini memiliki tiga elemen yang akan menciptakan kepribadian manusia yang kompleks, yaitu:

a)      Id

Id merupakan satu-satunya dalam diri manusia yang bersifat alamiah dan ada sejak lahir. Yang di dalamnya adalah naluri-naluri bawaan manusia. Menurut Freud, Id merupakan sumber dari semua energy psikis. Sehingga Id disebut juga komponen utama damam kepribadian. Fungsi dari Id ini adalah menghindari rasa ketidak senangan dan mencapai rasa kesenangan tersebut.

b)      Ego

Ego ini adalah komponen yang menangani tentang realitas atau mengarahkan manusia kepada objek dunia kenyataan. Proses yang dijalankan ego sendiri adalah upaya untuk memuaskan kebutuhan dan mengurangi ketegangan individu.

c)       Superego

Komponen terakhir yang berisi tentang nilai-nilai dan norma-norma  tentang baik dan buruk. Komponen ini menentukan moral individu.

Fungsi utama superego ini adalah:

  • Sebagai pengendali dorongan-dorongan atau impuls-impuls naluri id agar impuls-impuls teresbut disalurkan dalam cara atau bentuk yang dapat diterima oleh masyarakat.
  • Mengarahkan ego pada tujuan-tujuan yang sesuai dengan moral dari pada dengan kenyataan.
  • Mendorong individu kepada kesempurnaan.

 

Freud menyatakan bahwa energi fisik bias diubah menjadi energi psikis, dan yang dapat mengubahnya adalah id beserta naluri-nalurinya.

 


2.       Pendapat Saya Mengenai Teori

Saya sangat setuju dengan teori ini yang menyatakan bahwa terdapat motivasi-motivasi dari dalam diri kita yang dapat membuat kita maju untuk melakukan sesuatu. Misalnya Id, yang mencegah rasa ketidaknyamanan kita melakukan sesuatu menjadi nyaman. Dan Ego adalah hal yang bisa menjadi hal postif seperti membuat individu mengenal dunia realitas, bukan ego yang selalu membuat individu menjadi manusia yang selfish.

 

3.       Penerapan dalam Masyarakat

Ketika belajar disekolah selalu ada waktu untuk istirahat, dimana murid bisa melakukan apa saja yang mereka mau. Bermain, makan, tidur, dan lain sebagainya. Hal ini menunjukkan kebenarannya teori Freud ini tentang energi psikis yang dapat diubah menjadi energi fisik atau sebaliknya. Ketika selesai beristirahat, murid-murid akan kembali belajar dengan tenang dan mengurangi sedikit kebosanan mereka.

 

4.       Penerapan dalam diri sendiri

 

Ketika saya merasa lelah terhadap sesuatu, saya akan melakukan hal-hal yang saya suka sehingga menimbulkan rasa semangat muncul lagi dalam pikiran saya. Ketika saya lelah namun masih tetap harus melakukan pekerjaan, saya akan berusaha untuk melakukan sesuatu agar mood saya kembali. Dengan mendengarkan lagu yang saya senangi, atau berbincang-bincang sebentar dengan teman. Dengan begitu energi psikis saya kembali muncul, dan saya bersemangat kembali melakukan pekerjaan  saya.

 

5.       Sumber

 

http://jalius12.wordpress.com/2013/10/13/kepribadian-manusia-menurut-sigmund-freud-dan-al-quran

http://agnairawan.wordpress.com/2012/11/17/teori-kepribadian-sigmund-freud/

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :